Widget HTML Atas

Cara Papas Noken As dengan Metode Rumus Yang Benar

 Cara papas noken as - Noken as / chamsaft atau bisa di sebut juga dengan istilah kem adalah sebuah komponen yang memiliki kinerja cukup vital di dalam sebuah mesin 4 tak.Komponen ini mampu memberikan performa mesin yang luar biasa bila dilakukan setting dengan benar.Karena bentuk dari noken as sendiri mampu dirubah dan di buat sesuai dengan keinginan sendiri.

Cara Papas Noken As dengan Metode Rumus Yang Benar


Oleh sebab itu banyak orang yang cara papas noken as,baik dengan cara manual sederhana ( gerinda ) maupun dengan mesin bubut.Namun terkadang perubahan tersebut dilakukan dengan rumus metode yang salah,sehingga malah akan mengakibatkan performa mesin yang menurun.Lihat Rumus porting Motor Yang wajib sobat tahu

Maka dari itu,sebelum melakukan perubahan pada noken as alangkah baiknya bila sobat terlebih dahulu mengerti dan mengetahui rumus dasarnya yaitu Rumus Meng- hitung Durasi.Rumus ini biasa di praktekan untuk motor Jupiter,Supra,Satria Fu,Vega,Mio,Shogun,Smash dan semua merk motor ( Honda,Yamaha,Suzuki ) baik untuk road race maupun korek harian.Baca 6 Cara Stroke up Grand yang wajib sobat ketahui

Durasi atau Duration adalah sebuah waktu yang di ukur dalam derajat putaran sebuah kruk as / poros engkol ketika posisi klep In dan klep Ex dalam kondisi terbuka.Lantas bagaimana cara mengukurnya,berikut penjelasannya secara lengkap dari antonkevas.

Cara Menghitung Durasi Yang Benar

Langkah yang paling mudah dn tepat serta gampang untuk memahami adalah dengan menggunakan gigi sintrik yaitu dengan mengandalkan mata gir pada gigi tersebut.

Cara Papas Noken As dengan Metode Rumus Yang Benar


Dari keterangan gambar tersebut diatas,dapat diketahui bahwa 1 putaran penuh sebuah noken as adalah 360 °.Hal ini sudah sesuai dengan kesepatan yang telah dibuat para mekanik dalam cara menghitung derajat menggunakan gigi sintrik.Berikut adalah tata caranya:

Cara Menghitung derajat dengan Gigi Sintrik

Langkah pertama yang wajib sobat lakukan adalah dengan membagi lingkaran gigi sintrik menjadi 4 bagian.Yaitu dengan membuat lingkaran terlebih dahulu dan selanjutnya membagi menjadi empat.

Jadi dapat di artikan sebagai berikut;

2x Putaran Kruks As = 1 Putaran Noken As = 360° 

 Maka TMA akan ketemu TMA

 Dan 

1x Putaran Kruk As = 1/2 Putaran Noken As = 180°

Juga TMA akan bertemu TMA kembali

 Setelah sobat sudah memahami maksud diatas,maka langkah selanjutnya adalah menentukan derajat penuh noken as.Caranya:

Putaran penuh Noken as (360°) : jumlah gigi sintrik

Misalnya:  jumlah gigi sintrik Supra fit adalah 32.Maka 360 : 32 = 11,25 dibulatkan menjadi 11°

Dan selanjutnya menghitung derajat bukaan klep Ex ( buang ) dan klep In ( masuk ).

Klep Ex Terbuka

- cara menghitung jumlah gigi dari sebelum TMB dan menutup setelah TMA

Klep In Terbuka

-Cara menghitung jumlah gigi dari sebelum TMA atau pada saat akan melakukan overlap dan menutup sebelum TMA atau setelah TMB

Contoh

Misal klep ex membuka 4 mata sebelum TMB,maka 11° x 4 = 44°.Dan menutup setelah TMA 3 gigi,maka 11° x 3 = 33°.Jadi durasi klep buang adalah  (90-44) + (90+33) = 169°.

Sedangkan untuk klep in membuka 3 mata gir sebelum TMA dan melakukan overlap serta 3 mata gir  sebelum menutup TMA.maka durasi klep in jika dihitung ( 90-33) + ( 90+33) = 180°.

Angka 90 sendiri merupakan hasil dari pembagian liangkaran gigi sintrik yang dibagi menjadi 4 bagian.Jadi masing-masing bagian adalah 90°.

Selanjutnya adalah dengan menghitung durasi overlap,yaitu

Durasi Overlap

Durasi Isap = ( bukaan hisap) + 180 +( tutupan isap )

  • 33 + 180 + 33 = 246°
Durasi Buang = ( bukaan buang ) + 180 ( tutupan buang )

  • 44 + 180 + 33 = 257°
Maka total Durasi = ( 246 + 257 ) : 2 = 373,5°

Namun agar tidak meleset jauh dalam menghitung durasi dengan gigi sintrik,pastikan untuk mulai menghitung saat kerenggangan klep 0 mm sampai 0,1 mm.Dan langkah selanjutnya adalah dengan mengetahui LSA Camshaf.

Apa sich LSA Camshaf ???

Cara Papas Noken As dengan Metode Rumus Yang Benar


LSA ( Lobe Separation Angle ) adalah jarak antara benjolan atau bubungan tertinggi pada noken as dibagian isap maupun dibagian buang.Oleh sebab itu LSA berpengaruh sekali dengan karakter mesin,sama halnya dengan durasi.Menurut salah satu mekanik terkenal ditanah air, ukuran angka LSA yang paling bagus diantara rentang 102° sampai 108°.

Intinya dengan mengetahui derajat angka LSA,maka akan diketahui karakter mesin tersebut.Jika derajat LSA menunjukkan angka kecil maka bagus sekali digunakan untuk trek yang panjang.Baca Cara Menghitung Rasio Gear

Rumus LSA Noken As

Berikut adalah rumus untuk mencari derajat LSA ideal.

LSA = ( ( Durasi in : 2 ) - Angka Bukaan in ) + ( (  Durasi Ex : 2 ) - Angka bukaan Ex ) : 2

Misal : 

LSA = ( ( 246 : 2 ) - 33 ) + ( ( 257 : 2 ) - 44 ) : 2

        = 87,25 dibulatkan menjafi 87 °

Perlu sobat ketahui juga:

  • Menambah LSA - powerband lebih lebar,power lebih memuncak dan stasioner lebih lembut
  • Mengurangi LSA - akselerasi lebih cepat,torsi menengah lebih meningkat serta powerband lebih sempit
  • Durasi Tinggi - menggeser jarak tenaga condong ke RPM atas
  • Durasi Rendah - meningkatkan torsi putaran bawah
  • Overlap Banyak - meningkatkan sinyal ke bagian karburator sehingga bahan bakar lebih boros dan rawan dorongan balik
  • Overlap Sedikit - respon RPM bawah akan meningkat,bahan bakar lebih irit namun suhu mesin cepat panas
Demikian cara papas noken as dengan metode rumus yang benar,semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi sobat yang saat ini sedang membutuhkan informasi tentang papas noken as.

Salam Gass Puoll,,


antonkevas
antonkevas Seorang anak desa yang pernah bekerja di bengkel motor dan sekarang mulai mengelola blog pribadi tentang otomotif yang terangkum dalam antonkevas.com

Tidak ada komentar untuk "Cara Papas Noken As dengan Metode Rumus Yang Benar"