Widget HTML Atas

Mengenal Fungsi Crankshaft Position Sensor

Crankshaf position sensor atau banyak yang menyebut dengan istilah sensor ckp adalah sebuah peranti yang saat ini banyak digunakan pada sebuah mesin kendaraan yang sudah mengadopsi sistem injeksi (Electronic Fuel injection).Oleh karena itu,mari mengenal fungsi crankshaft postion sensor.

Dengan menggunakan alat crankshaf position sensor tentu saja akan sangat membantu serta memudahkan mesin dalam mengatur frekuensi suplai bahan bakar,pengapian dan juga memantau kecepatan sebuah mesin secara akurat.

Ketika bekerja,alat ini akan mengirimkan sinyal ke Electronic Control Unit (ECU) serta bekerja sama dengan perangkat lainnya yang saling berkaitan sehingga ruang bakar bekerja dengan sempurna.

Pada masa sekarang ini hampir semua kendaraan bermotor keluaran terbaru berbasis Fi sudah menggunakan sensor ini yakni meliputi sepeda motor bebek injeksi,motor matic injeksi serta motor sport injeksi.

Oleh karena itu antonkevas.com telah merangkum beberapa informasi mengenai fungsi crankshaf position sensor agar anda dapat mengetahui fungsinya dengan jelas serta resiko apa yang terjadi apabila alat sensor ini mengalami kerusakan.



Fungsi Crankshaf Position Sensor

Berikut adalah beberapa fungsi dari crankshaf position sensor pada umumnya:

1.Mengetahui Kecepatan Putaran Mesin (RPM)

Salah satu fungsi dari crankshaf position sensor adalah untuk mengetahui atau mengukur kecepatan putaran mesin secara fakta / actuality.Biasanya sensor ini diletakkan pada sprocket crankshaf dibagian depan mesin.

Cara kerja sensor ini adalah ketika rotor yang dibelakang sprocket ini bekerja berputar (biasanya berupa piringan bergerigi) memberikan kode berupa sinyal yang nantinya akan ditangkap oleh ECU untuk menentukan kecepatan putaran mesin (RPM).

2.Membaca Sudut Serta Posisi Crankshaf

Fungsi yang selanjutnya yakni untuk membaca sudut serta posisi putaran crankshaf terhadap langkah-langkah kerja dari sebuah mesin yang memiliki satu silinder.Untuk lebih tepatnya membantu ECU mengetahui posisi piston apakah berada di titik mati atas (TMA) atau sedang berada di posisi titik mati bawah (TMB) .

Oleh karena itu ECU dapat mengoptimalkan kinerja mesin secara efisien dan optimal.Semua berkat semua laporan yang diberikan oleh sensor tersebut mulai dari langkah hisap,langkah usaha,kompresi serta langkah buang ( urutan pengapian ).

3.Menentukan Timing waktu injeksi dan Pengapian

Fungsi yang terakhir yaitu menentukan timing waktu kapan bagian injeksi bekerja dan waktu pengapiannya sesuai kebutuhan mesin.Maka dengan menggunakan sensor ckp tersebut menjadikan hasil pembakaran pada ruang bakar menjadi lebih optimal.

Oleh sebab itu crankshaf position sensor merupakan salah satu komponen yang sangat vital sekali.Karena bila terjadi suatu masalah pada alat sensor ini bisa mengakibatkan mesin akan susah menyala,mesin akan mati secara tiba-tiba dan juga lampu indikator MIL akan menyala terus menerus.Dan juga sewaktu-waktu juga dibutuhkan untuk melakukan reset ECU agar performa mesin seperti kendaraan yang baru keluar dari pabrik.

Demikian informasi mengenal fungsi crankshaf position sensor yang sebaiknya anda ketahui,semoga bisa menambah ilmu dan pengetahuan anda dibidang otomotif.

salam,antonkevas.com👍👍



antonkevas.com
antonkevas.com Seorang anak desa yang pernah bekerja di bengkel motor dan sekarang mulai mengelola blog pribadi tentang otomotif yang terangkum dalam antonkevas.com

Tidak ada komentar untuk "Mengenal Fungsi Crankshaft Position Sensor"